Asisten Manajer Persipura: Wasit Jauh dari Fair Play dan Tidak Profesional

Asisten Manajer Persipura: Wasit Jauh dari Fair Play dan Tidak Profesional

Sepakbolaindo - Asisten Manajer Persipura: Wasit Jauh dari Fair Play dan Tidak Profesional. Kekalahan Persipura Jayapura dari tuan rumah PS TIRA pada hari Sabtu lalu masih menyisakan kekecewaan yang mendalam dari kubu tim yang dijuluki mutiara hitam tersebut. Kali ini, asisten manajer Persipura, Bento Madubun yang mengungkapkan kegeramannya atas buruknya kinerja wasit di laga tersebut.

 

Menurut Bento, wasit Novari Ikhsan Arilaha yang memimpin pertandingan antara Persipura dan PS TIRA di Bantul dianggap bersikap tidak adil dan jauh dari sikap fair play. “Bagi kami PS TIRA bermain sangat baik. Namun yang menjadi sorotan kami, wasit jauh dari rasa fair play dan profesionalitas. Di rapat evaluasi putaran pertama, kami sudah membahas dengan PSSI dan mereka sepakat untuk memperbaiki kinerja wasit. Sayangnya, hal ini belum terjadi,” kata Bento dengan nada tegas pada hari Selasa kemarin.

 

Menurut Bento, hal tersebut telah menimbulkan kerancuan pada pihaknya tentang apa yang disebut sebuah keadilan. Pasalnya, Persipura telah berulang kali merasa “dikadali” oleh wasit dalam beberapa pertandingan. Belum lama ini, saat bertandang tandang di Lamongan, dua gol Persipura yang dicetak oleh Hilton Moreira telah dianulir oleh wasit.

 

“Kami seakan-akan tidak merasakan keadilan dan sudah sulit bagi kami untuk meyakinkan bahwa kondisi ini berjalan adil dan jujur. Sewaktu lawan PS TIRA itu delay di pertandingan banyak karena pelanggaran itu banyak sekali. Tapi wasit hanya me-request tambahan waktu sebanyak tiga menit saja,” lanjutnya yang dilansir agen judi bola.

 

Bento mengatakan dalam pertandingan tersebut sempat terjadi adanya komunikasi antara Hilton dengan sang wasit seusai pertandingan. Hilton menanyakan selesainya waktu pertandingan yang menurutnya tidaklah normal.

 

“Sewaktu ditanyakan Hilton soal apakah waktu terus berjalan saat terjadi jeda, dan wasit menjawab waktu tetap berjalan. Dia seolah kebingungan waktu ditanyakan pemain saya, dan dia bilang memberhentikan pertandingan di menit ke-43, apa itu maksudnya?” ungkap Bento dengan nada keheranan.

 

Bento juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengajukan banding atas kartu kuning yang diberikan kepada Hilton karena dianggap tidak sesuai. “Kami akan melihat kartu kuning yang diterima oleh Hilton apakah memang terjadi seperti itu. Karena bagi kami dengan respons wasit di laga tersebut membuat pemain kami menjadi ragu-ragu. Kami akui PS TIRA menang, tapi wasit yang memimpin laga tidak seharusnya bersikap seperti itu,” tutup Berto dengan nada tegas.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*